Do You Know What.. Sistem Informasi Manajemen

Banyak sumber dan berbagai refrensi telah membahas terkait pengertian sistem informasi manajemen. Hal ini dikarenakan tidak hanya ilmu terapan seperti di organisasi atau perusahaan yang berkutat dengan sistem informasi manajemen namun juga dibahas di bangku pendidikan dan perkuliahan. Terdapat mata pelajaran/mata kuliah sistem informasi manajemen yang menjelaskan secara mendetail pengertian sistem informasi manajemen dan berbagai penjelasannya.

Pengertian Sistem Informasi Secara Umum

Secara umum adalah suatu sistem yang dipakai dalam pengolahan dan pengorganisasian data serta informasi yang mempunyai kebermanfaatan dan digunakan sebagai pendukung keberjalanan tanggung jawab atau tugas suatu organisasi.

Definisi lainnya menyatakan bahwa sistem informasi manajemen yaitu sistem yang dipakai oleh organisasi/perusahaan dalam pengelolaan segala transaksi yang berkaitan dengan fungsi manajemen. Pengelolaan transaksi ini bisa dipakai sebagai acuan dalam proses pengambilan keputusan.

Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli

James A.F Stoner

Pengertian sistem informasi manajemen adalah sebuah metode formal yang menyediakan informasi yang dapat digunakan oleh pihak manajemen secara on time  dan trusted sebagai pendukung proses pengambilan keputusan pada perencanaan dan pengawasan serta fungsi operasi dalam organisasi agar lebih efektif.

Jogiyanto Hartono

Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk  semua tingkat manajemen didalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.

Gordon B. Davis (1991)

Davis menyatakan bahwa sistem informasi manajemen sebagai sistem yang memperoleh infput data dan instruksi, melakukan pengolahan data yang disesuaikan dengan instruksi kemudian menjadi sebuah output informasi. Melalui penjelasan sistem informasi manajemen tersebut dapat diketahui bahwa sistem informasi manajemen merupakan sistem yang terpadu antara user dan aplikasi yang memberikan informasi untuk mendukung keberjalanan operasional manajemen dan fungsi pembentukan keputusan di dalam organisasi.

Dari pengertian sistem informasi manajemen tersebut dapat diambil pula kesimpulan bahwa sistem informasi mempunyai alur tertentu yang diawali dari input hingga berubah menjadi output informasi yang memberikan manfaat.

Raymond Coleman

Penjabaran pengertian sistem informasi manajemen yang efektif dikemukakan oleh Raymond. Menurutnya sistem informasi manajemen yang efektif adalah apabila sistem tersebut mampu memberikan data yang tepat waktu, cermat, dan penting bagi proses perencanaan, analisis dan pengendalian manajemen. Hal ini guna mengoptimalkan pertumbuhan organisasi.

Azhar Susanto

Susanto Azhar memandang sistem informasi manajemen dari pendekatan sistem. Menurutnya sistem adalah sekumpulan yang terbentuk oleh subsistem/bagian/komponen yang meliputi komponen fisik maupun non fisik yang saling berhubungan. Komponen yang saling berhubungan pada aktivitas informasi seperti pada aktivitas pengendalian, evaluasi, dan perbaikan yang continyu.

Bodnar dan Hopwood

Dalam buku “Accounting Information System, Bodnar dan Hopwood mengemukakan bahwasanya sisem informasi manajemen merupakan sekumpulan hardware dan software yang disusun untuk mengolah data menjadi suatu informasi yang bermanfaat.

Tuba, Mc lean, dan Waterbee

Pada buku yang berjudul Technology for Management Making Connection for Strategies Advantages, Waterbee, Mc Lean, dan Tuba mengemukakan bahwa pengertian sistem informasi manajemen adalah sistem yang mengumpulkan, mengoperasikan, menyimpan, melakukan analisa, dan menyebarkan informasi dengan tujuan yang spesifik.

Fungsi Sistem Informasi

Sistem informasi manajemen memiliki berbagai fungsi yang dijalankan pada suatu organisasi. Adapun fungsi utama sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut :

Memudahkan bagi pihak manajemen organisasi dalam menjalankan fungsi manajemen seperti perencanaan, pengawasan, pengarahan setya pendelegasian tugas pada seluruh unit/departemen yang memiliki kaitan, koordinasi dan garis komando.
Melakukan peningkatan secara efektif dan efisien akan data yang tersedia secara akurat dan on time.

Meningkatkan produktivitas dan menghemat anggaran organisasi.
Mengembangkan mutu dan kualitas SDM yang disebabkan adanya koordinasi unit sistem kerja yang sistematis.

Tujuan Sistem Informasi Manajemen

Keberjalanan sistem informasi manajemen di sebuah organisasi selain memiliki fungsi pasti memiliki tujuan. Sistem informasi manajemen sejatinya bertujuan untuk mengelola organisasi maupun perusahaan dengan lebih baik dan diharapkan mampu memanfaatkan penggunaan sistem informasi manajemen sebagai keunggulan kompetitif.

Tujuan lain dari sistem informasi manajemen yaitu digunakan dalam perancangan dan pengimplementasian prosedur/aturan, proses, dan rutinitas yang menghasilkan laporan yang lebih akurat, konsisten dan on time.

Adapun tujuan dasar dari keberjalanan sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut :

Memperoleh Data
Mendapatkan data kontekstual atau disebut dengan data mentah dari operasional yang berasal dari berbagai sumber di internal maupun eksternal organisasi dan dianggap mampu memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan.

Mengolah Data
Data yang diperoleh sebelumnya kemudian diolah dan diubah menjadi informasi yang lebih bermanfaat dan dibutuhkan dalam aktivitas pada fungsi manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, dan memimpin. Selain itu informasi tersebut diperlukan dalam pengendalian fungsi pada level operasional, taktis, dan strategis.

Aktivitas dalam pengolahan data meliputi :

  1. Menyusun perhitungan data
  2. Melakukan sortir terhadap data
  3. Mengelompokkan data
  4. Menyederhanakan data

Menyimpan, Menggunakan, dan Menyebarkan Informasi
Informasi dari hasil pengolahan sistem informasi manajemen diharapkan dapat berguna di kemudian hari sehingga perlu disimpan dengan rapih. Informasi yang disimpan juga harus mudah diakses supaya dapat dipergunakan kembali. Informasi tersebut nantinya dipergunakan oleh pihak manajemen yang memerlukan sehingga perlu didistirbusikan pada pihak yang berkaitan melalui jaringan organisasi agar lebih bermanfaat.

Contoh Sistem Informasi Manajemen

Berbagai contoh dari penerapan sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut :

  1. Enterprise Resource Planning (ERP). Sistem informasi manajemen ERP ini biasa dipakai oleh perusahaan besar dalam pengelolaan manajemen dan saat melakukan controlling yang terintegrasi dengan unit departemen keuangan, akuntansi, SDM, marketing, operasional dan stock management.
  2. Supply Chain Management (SCM). Sistem SCM pada sistem informasi manajemen sangat memberikan manfaat khususnya pada integrasi data tentang manajemen suplai bahan baku yang meliputi supplier, produsen, pengecer, sampai konsumen akhir.
  3. Transaction Processing System (TPS). Penerapan sistem informasi manajemen TPS biasa digunakan pada proses data dengan jumlah yang sangat besar khususnya pada transaksi bisnis yang rutin. TPS biasa diterapkan pada manajemen pemberian gaji di kantor pemerintahan atau manajemen bisnis perusahaan dan pada pendataan inventaris. Sebagai contoh penerapan sistem informasi manajemen TPS adalah penggunaannya pada bantuan keuangan desa yang digunkaan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
  4. Office Automation System (OAS). OAS adalah sistem informasi manajemen yang bermanfaat dalam kelancaran komunikasi antar unit di dalam perusahaan. Keberjalanan program dilaksanakan dengan mnegintegrasikan setiap server komputer pada setiap user di perusahaan. Sebagai contoh adalah penggunaan email.
  5. Knowledge Work System (KWS). Sistem informasi manajemen ini mencoba untuk mengintegrasikan informasi baru ke dalam sistem organisasi. Langkah ini diharapkan mampu diterapkan sesegera mungkin ke dalam tugas-tugas setiap individu di organisasi.
  6. Informatic Management System (IMS). Penggunaan IMS dalam sistem informasi manajemen ditujukan untuk mensuuport spektrum pada berbagai tugas di dalam organisasi. Sistem informasi manajemen ini dipakai dalam proses analisa pada pembuatan keputusan. IMS mengintegrasikan dan mengelompokkan bermacam fungsi informasi melalui program komputerisasi seperti e–procurement.
  7. Decision Support System (DSS). DSS dalam penerapannya membantu manajer pada pengambilan keputusan dengan menganalisa lingkungan di dalam perusahaan. Contoh sistem informasi manajemen ini adalah ­electronic link di sekolah Tunas Bangsa dalam mengamati jumlah pendaftaran siswa baru setiap tahunnya.
  8. Expert System (ES) dan Artificial System (AS). Sebuah konsep sistem informasi manajemen yang memakai kecerdasan buatan dalam menganalisa dan menghasilkan problem solving dengan menggunakan pengetahuan tenaga ahli yang telah masuk pada program. Contoh sistem informasi manajemen ES dan AS adalah sistem pada penjadwalan mekanik.
  9. Group Decision Support System (GDSS) dan Computer-Support Collaborative Work System (CSCWS). Sistem infromasi manajemen GDSS mitip dengan DSS. Akan tetapi FDSS berusaha menemukan solusi melalui pengumpulan pengetahuan yang ada di dalam kelompok. Perolehan informasi pada umumnya didapatkan dengan penggunaan kuesioner, konsultasi, serta skenario. Contoh sistem informasi manajemen GDSS adalah e–government.
  10. Executive Support System (ESS). Sistem ESS dalam sistem informasi manajemen membantu manajer saat melakukan komunikasi dengan lingkungan perusahaan melalui acuan grafik dan pendukung komunikasi yang lain.

Source :
digilib.its.ac.id/ITS-Undergraduate-3100007028448/7725

Incoming search terms:

  1. sistem informasi manajemen
  2. pengertian sistem informasi manajemen
  3. pengertian sistem informasi manajemen menurut para ahli
  4. Definisi sistem informasi manajemen
  5. sistem informasi manajemen adalah
  6. sistem informasi manajemen menurut para ahli
  7. definisi sistem informasi manajemen menurut para ahli
  8. apa yang dimaksud dengan sistem informasi manajemen
  9. artikel sistem informasi manajemen
  10. Sistem informasi