Bandar Lampung, 9 Oktober 2025 — Mahasiswa Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila) diajak untuk menjadikan integritas sebagai dasar dalam membangun karakter kepemimpinan publik.
Pesan itu mengemuka dalam kuliah tamu yang digelar di Auditorium A2.1 FISIP Unila, Kamis (9/10/2025). Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Masagung Dewanto dan Indira Anggraini Zachriyan, serta diikuti ratusan mahasiswa dan dosen.
Dalam pemaparannya, kedua narasumber menekankan bahwa integritas bukan sekadar nilai moral, tetapi juga sikap hidup yang menentukan arah seseorang dalam berkarier dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Integritas itu bukan hanya soal jujur, tapi tentang kesetiaan pada nilai yang benar, meski dalam situasi sulit. Mahasiswa harus mulai membiasakan diri bersikap konsisten antara ucapan dan tindakan,” ujar salah satu perwakilan KPK.
Ketua Jurusan Administrasi Negara FISIP Unila, Susana Indriyati Caturiani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembentukan karakter bagi mahasiswa, khususnya mereka yang kelak akan terjun ke dunia pemerintahan dan kebijakan publik.
“Mahasiswa Administrasi Negara adalah calon pelayan publik. Karena itu, mereka harus memiliki kompas moral yang kuat agar setiap kebijakan yang diambil nanti berpihak pada kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Suasana kuliah umum berlangsung interaktif. Sejumlah mahasiswa mengajukan pertanyaan seputar tantangan menjaga integritas di tengah tekanan sosial dan dunia digital. Para narasumber menanggapi dengan menekankan pentingnya keteladanan, kepekaan sosial, dan keberanian untuk bersikap benar dalam situasi yang kompleks.
Kegiatan ini diakhiri dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk menjadikan integritas sebagai budaya bersama di lingkungan akademik. Menurut pihak KPK, kampus adalah ruang yang ideal untuk menumbuhkan karakter jujur, tangguh, dan bertanggung jawab sebelum mahasiswa terjun ke dunia kerja maupun pelayanan publik.
